Rabu, 01 Desember 2010

MENDENGAR KARYA ALLAH II

MENDENGAR KARYA ALLAH II Tanpa terasa waktu sudah mendesak untuk pelayanan sore, maka denganagak ngebut sedikit supaya tidak terlambat. Tadinya saya ingin mendengarbagaimana cerita gadis yang disebut Nastiti itu bercerita kepada orangkampung. Namun, apa daya waktu terlalu mepet. Akhirnya, memang kami berduameninggalkan warung tersebut.Memang tidak terlambat malah masih ada waktu panjang, tanpa basa-basi sayabercerita kepada hamba Tuhan yang di gereja yang saya akan melayani. HambaTuhan itu tersenyum. "Saya akan mengulangi cerita itu, karena gadis itu langsungbercerita kepada saya", demikian bapak pdt tersebut. Terlihat mata pak pdtmelihat jam di dinding, dan ia menarik napas dalam-dalam, karena waktu masihsangat panjang. Mengalirlah cerita bapak pdt, karena pak pdt mendengarlangsung dari gadis yang sebut saja namanya Nastiti tersebut. Gadis yang disebut Nastiti tersebut merantau ke Bandung bekerjasebagai pembantu rumah tangga. Ia sangat senang bisa bekerja, karena uangnyabisa membantu orang tua berkaitan dengan sekolah adik-adiknya. Setelah 6bulan bekerja, ia mulai berani keluar belanja sedikit-sedikit untukkepentingannya sendiri, di situlah awal dari segala peristiwa tersebut.Warung tempat belanja Nastiti itu bertanya, apakah kerasan di rumah itu.Sudah jelas kerasan karena keluarga itu baik sekali. Dan Nastiti ceritabanyak kebaikan majikan yang ditempati. Namun, betapa terkejutnya Nastiti,karena pemilik warung bercerita bahwa pembantu di situ kebanyakan mati. Adayang terpeleset kamar mandi, ada yang jatuh dari lantai dua, begitu. Danmenurut kabar bahwa majikan di mana Nastiti bekerja memiliki setan untukmembuatnya kaya. Mendengar cerita demikian Nastiti terkejut, dan ada rasatakut yang merasuk di batinnya. Sepulang dari warung tersebut, Nastitiberpikir apakah benar cerita itu atau tidak, namun bagaimanapun entah benaratau tidak, cerita itu membuatnya ingin segera pulang. Akhirnya setelah dipikir matang, benar-benar gadis tersebut mintapulang. Betapa terkejutnya majikan suami istri itu, karena menurut majikan,tiba-tiba ingin pulang. Majikan itu membujuk supaya tidak pulang, namunNastiti ingin pulang. Majikan mencoba menaikkan gajinya sampai 2 kali lipattidak membuat gadis itu goyah. Karena Nastiti berpikir tentangkeselamatanya. Akhirnya, memang pulang, dengan naik bis malam. Di dalam bisitulah ia sangat terkejut karena dia didekati seekor kera namun wajahnyamanusia. Nastiti demikian takutnya, namun manusia kera itu dengan lembutbilang, "jangan takut", katanya. "Nastiti, mari kembali bekerja di Om itu.Kita membantu om". Demikian kata manusia kera itu, berkali-kali. DanNastiti, bilang tidak, kadang-kadang keras katanya, sehingga sang kondekturmentertawakan, karena dianggap ngelindur. Kadang-kadang Nastiti bilangpergi-pergi. Dan memang seluruh penumpang menganggap gadis itu sedangketiduran dan nglindur. Herannya, seluruh penumpang di bis itu tidak melihat apa yangdilihatnya. Maka ia berpikir bahwa ia memang benar-benar bermimpi. Sampaiturun dan karena masih terlalu pagi, tidak ada tukang ojek sehingga iamemilih jalan ke desanya. Manusia kera itu terus merayu supaya ia maukembali manjadi pembantu. Namun nastiti tetap bersikukuh tidak mau. Setelahdekat di desa, manusia kera itu dilihat amblas di bumi, dan tiba-tibakakinya dipegang sampai Nastiti jatuh bersimpuh. Kedua tangan berbulu itumengait pahanya, sehingga ia tidak bisa berdiri dan bergerak. Koper yang dibawanya jatuh di sampingnya, ia mencoba berdiri begitu kencengnya manusiakera itu mengaitkan ke dua tangannya di pahanya. Sampai para tetangga banyakyang berdatangan untuk menolong, tetapi memang manusia kera itu begitukuatnya sehingga walaupun dia ditarik beberapa orang sampai tangan danbahunya sakit, tidak bisa berdiri dan tangan manusia kera itu tidak lepas.Walaupun ia bilang tangan itu lepaskan, orang-orang bingung tangan apa,karena memang tidak melihat apa-apa kecuali Nastiti bersimpuh di tengahjalan. Yang akhirnya, berdatangan orang pintar untuk mencoba menolong dantidak bisa. Sebenarnya dalam hati gadis ini sudah putusasa, namun salah satuyang luar biasa adalah datangnya orang tua, yang berbicara dengan dia bahwakalau mau lepas percaya pada Yesus. Itulah yang menyebabkan ia membuka hatipercaya. Dan ketika orang tua berdoa dalam nama Tuhan Yesus. Maka tanganmanusia kera itu lepas begitu saja. Ia bisa berlari, dan dikejar olehmanusia kera tersebut. Setiap mau dipegang ia bila dalam nama Tuhan Yesus,maka manusia kera itu terjungkal, begitu seterusnya. Nastiti merasa memilikisenjata nama Yesus, dan itulah yang diucapkan setiap saat sampai padaakhirnya, manusia kera itu kembali ke majikannya lagi. Setelah gadis itutenang, maka orang tua dan yang menjaga nastiti bertanya. Dari cerita itulah, para tetangganya ada yang percaya, bahwa Yesusadalah juru selamat dan memiliki kuasa atas setan dan sebangsanya. Demikian cerita pak pdt. Dan pak Pdt, itu berkata, dansaudara-saudara yang percaya mendapat pelayanan dari gereja kami. Batin sayaluar biasa cara Tuhan berkarya, di luar nalar manusia. Tapi memang ituterjadi.
Salam yang kagum terhada Allah di dalam Yesus Kristus,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar