Undangan untuk menjadi pembicara natal Radio Rhema di Nganjuk tgl 30-31 Januari 2010, memang sudah 1 bulan sebelumnya. Bahkan di dalam undangannya juga di cantumkan untuk mengisi kotbah di Gereja Pantekosta di Indonesia, Gereja Utusan Pangekosta dan Gereja Baptis Indonesia "Syalom". Saya bayangkan bahwa pelayanan cukup padat.
Maksud hati dalam perjalanan ke Nganjuk ada teman dari Batu, namun ternyata teman-teman yang sudah berjanji mau ikut, pada saatnya mereka ada kepentingan yang tidak bisa ditinggalkan, dan akhirnya mereka batal semua.
Beruntung, ada teman dari Kediri yang mau mendampingi untuk pergi ke Nganjuk. Jadi sampai di Kediri tidak sendirian lagi, ada teman yang menemaninya, bahkan beliau juga mau untuk menjadi tukang potret.
Salah satu keharuan yang saya terima, sambutannya demikian hangat, dan semua yang baru pertama kali bertemu, merasa bahwa kami sudah lama bertemu. Memang bagi saya ada sebagian yang masih kenal, khususnya orang-orang radio Rhema, karena memang tahun sebelumnya pernah mengundang untuk melayani di Gereja Pantekosta di Indonesia Nganjuk ini.
Natal di Radio Rhema di hadiri kurang lebih 250 orang, bahkan yang hadir kebanyakan dari luar kota. Mereka bisa menerima kotbah-kotbah yang saya sampaikan. Termasuk juga di gereja-gereja tersebut diatas.
Sungguh bersyukur Tuhan memberikan kemampuan dan kepercayaan untuk melayani Dia. Bagi saya ini sebuah kehormatan yang Tuhan berikan kepada saya.
Sabtu, 06 Februari 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar